





Pengguna
Gaara merupakan shinobi yang menjadikan jutsu pasir sebagai ciri khasnya. oleh sebab inilah ia di juluki Sabaku no Gaara yang berarti Gaara dari Padang Pasir. Kuat dugaan bahwa jutsu pasir tingkat dasar dikuasai oleh shinobi lain dari Suna Gakure. Sasori pernah memperlihatkan kemampuannya melakukan Suna Bunhin. Jutsu pasir juga terlihat bisa diimitasi oleh Nagare. Baik Sasori dan Nagare hanya menggunakan jutsu pasir di dalam anime.
Sumber pasir
Pasir yang digunakan untuk jutsu pasir pada dasarnya adalah pasir biasa. daerah yang berpasir seperti padang pasir merupakan lokasi tempur ideal bagi shinobi yang menggunakan jutsu ini karena mereka mendapatkan sumber senjata yang berlimpah.
Pasir juga didapatkan dengan cara menghancurkan mineral-mineral dalam bebatuan menjadi serpihan pasir. Daerah berbatu juga merupakan lokasi ideal karena mudah dihancurkan mineralnya. Tapi menghancurkan batu menjadi pasir memerlukan chakra yang sangat besar. Sehingga lebih diutamakan menggunakan pasir alami.
Dalam pertempuran melawan Shitenshounin diperoleh fakta bahwa pasir yang bercampur air membuat pasir menjadi lebih berat. Hal ini juga membuat kendali atas pasir lebih sukar karena diperlukan chakra yang lebih besar untuk mengendalikannya. Mungkin pantai bukanlah tempat yang ideal untuk menggunakan pasir. Namun Gaara pernah bertempur di pantai dan tak mengalami kesulitan. Ini dimungkinkan karena sumbangan chakra Ichibi.
Zettai Bogyo
Zettai Bogyo artinya pertahanan absolut. Itu merupakan pasir khusus yang telah dicampurkan dengan chakra. Gaara membawa sebagian besar Zettai Bogyo dalam gentong pasir yang selalu dibawa-bawanya.
Zettai Bogyo merupakan pasir istimewa yang selama ini sanggup melindungi Gaara dari serangan lawan. Zettai Bogyo terlihat melindungi Gaara dari peluru tulang Kimimaro.
Namun bukan berarti Zettai Bogyo benar-benar pertahanan absolut. Pukulan cepat Lee berhasil memukul Gaara. Pukulan Gai berhasil melepaskan cengkraman Zettai Bogyo, Chidori Sasuke menembus dan melukai Gaara. Saat chakra sudah hampir habis, zettai bogyo tak ubahnya seperti pasir biasa yang mudah ditembus oleh serangga nendo Deidara.
Kelebihan lain dari pasir super ini adalah dia bisa bergerak sevara otomatis tanpa diperintah Gaara. Pasir secara otomatis melindungi Gaara dari ancaman bahaya. Bahkan dari dirinya sendiri.
Sebagian dari Zettai Bogyo melapisi seluruh kulit Gaara dengan. Ini merupakan perlindungan ganda terhadap Gaara.
Pasir untuk Senjata Menyerang
Dalam proses transformasi ke wujud Ichibi, Ichibi bisa mengeluarkan pasir bercampur angin dari mulutnya. Serangan ini sukses membuyarkan kage Bunshin Naruto. Jutsu ini dinamakan Mugen Sajin Daitoppa. Jutsu ini menggunakan elemen Fuuton.
Mugen Sajin Daitoppa
Selain dengan elemen Fuuton, pasir bisa bentukkan menyerupai peluru-peluru dan diserangkan ke lawan. Jutsu ini disebut Suna Shuriken. Gaara menggunakan jutsu ini saat menghadapi Naruto.
Pasir Gaara terlihat bisa menyerap listrik. Saat menghadapi Ranke yang menggunakan elemen Raiton, Gaara menggunakan jutsu Suna Raishin yang menyerap listrik dari Ranke sehingga Ranke tak bisa menggunakan jutsu Raitonnya lagi.
Pasir untuk Perangkap
Gaara pernah memperlihatkan kemampuannya menggunakan pasir sebagai jebakan. Gaara sanggup menghancurkan mineral-mineral dalam batu atau tanah tenpak lawan berpijak dan mengubahnya menjadi pasir. Tahap selanjutnya adalah lawan yang terhisap oleh pasir hisap buatan Gaara. Gaara bagaikan undur-undur yang menangkap mangsa.
Gokusamaisou adalah jutsu untuk menangkap mangsa dengan pasir hisap. Gaara pernah menggunakan ini untuk menangkap Kimimaro dan sukses. Namun pada akhirnya Kimimaro sanggup bertahan dalam pasir ini
Gokusamaisou
Pasir Untuk Menangkap Lawan
Barangkali inilah aplikasi pasir yang paling menakutkan dari Gaara. Gaara bisa mengendalikan pasir sesuka hatinya. Juga dalam jumlah yang sangat besar. Kadang pasir yang digunakan berbentuk tangan sehingga bisa menggenggam sesuatu.
Sabaku Kyuu adalah Jutsu yang digunakan untuk menangkap lawan. Jutsu ini adalah jutsu yang paling sering digunakan Gaara. Dengan kemampuan mengendalikan pasir, Gaara menangkap lawan dan menyelimutinya dengan pasir. Pasir yang dikendalikan bisa bergerak cepat dan daya tangkapnya pun bisa jauh. Gaara biasanya hanya membutuhkan sedikit pasir untuk melakukan ini. Pasir hebat dari gentongnya sering kali digunakan jika memang keadaan sekitar tak terdapat banyak pasir.
Sabaku kyuu
Sabaku Rou adalah versi yang lebih tinggi dari Sabaku Kyuu. Dalam jutsu ini, Gaara menggunakan pasir dalam jumlah yang jauh lebih banyak. Gaara pernah menggunakan jutsu ini saat melawan Deidara. Namun tampaknya Pasir Sabaku Rou bisa di jebol oleh Kibaku nendo milik Deidara
Sabaku Rou
Ryuusa Bakuryu adalah versi yang lebih hebat dari Sabaku Kyuu. Dalam Ryuusa Bakuryu, Gaara mengumpulkan pasir yang sangat banyak jumlahnya. Biasanya Gaara memecahkan mineral bebatuan untuk dijadikan sumber pasir tambahan. Setelah itu, Gaara menciptakan ombak yang besar sekali dan menenggelamkan lawan.
Gaara pernah menggunakan Ryuusa Bakuryu saat melawan Kimimaro dan Seimei. Namun karena keduanya bukan Shinobi sembarangan, Baik Kimimaro dan Seimei berhasil lolos dari jutsu ini
Ryuusa Bakuryuu
Menghancurkan Lawan Yang Terperangkap
Inilah hal yang sangat ditakuti lawan yang tertangkap pasir Gaara. Gaara bisa menyalurkan chakranya untuk menghimpit lawan dalam pasirnya hingga lawan mati terhimpit pasir. darah biasanya akan memuncrat dari sela-sela pasir. Tubuh lawan remuk setelah pasir dilepaskan. Lee yang terkena kakinya sampai rusak kakinya. Deidara bahkan putus tangannya.
Sabaku Sousou
Sabaku Taisou adalah versi Sabaku Sousou yang lebih hebat lagi. Gaara mencurahkan banyak chakra untuk meremukkan lawan yang berada dalam pasir yang sangat banyak. Sabaku Taisou digunakan setelah menggunakan jutsu Ryuusa Bakuryu. Gaara menggunakan jutsu ini pada Kimimaro dan Seimei. Gaara bisa merasakan lawan yang berada dalam pasirnya sudah mati atau belum. Ini terbukti dengan Gaara mengetahui bahwa Kimimaro dan Seimei belum mati setelah mendapatkan Sabaku Taisou
taisou1 taisou2
Sabaku Taisou
Pasir untuk Perlindungan
Salah satu manfaat yang paling dirasa dari Suna Ninjutsu adalah kegunaan sebagai alat pertahanan atau perlindungan. Gaara biasa berlindung dalam pasir yang berbentuk bola. Gaara pernah menggunakan ini saat melawan Sasuke dan Deidara.
Jutsu ini disebut Suna no Mayu. Suna no Mayu menggunakan pasir khusus Zettai Bogyo sehingga mampu menangkis banyak serangan. meskipun begitu, Chidori Sasuke ternyata ampuh dalam menembus Suna no Muya. Juga saat Gaara kehabisan chakra, serangga nendo Deidara bisa menembus masuk melalui pori-pori pasir. Saat berada dalam bola pasir, Gaara menggunakan mata ketiga untuk melihat keadaan diluar.
Suna no Muya
Pasir yang digunakan Gaara tidak hanya bergerak dalam kendali Gaara. Ichibi dalam Gaara mempunyai sifat khusus dalam melindungi inangnya. Pasir yang secara otomatis melindungi Gaara saat Gaara dalam bahaya, walaupun bahaya dari Gaara sendiri. Perlindungan ini adalah bagian dari jJutsu Ichibi yaitu Suna no Tate. Suna no Tate melindungi Gaara dalam setiap kesempatan, khususnya saat Gaara masih belum mempelajari Ninjutsu. Suna no Tate bisa ditembus oleh jutsu kecepatan tinggi. Lee adalah orang pertama yang berhasil menembus Suna no Tate
Suna no Tate
Saat Suna no Tate Gagal, Gaara masih punya perlindungan ampuh. Perlindungan tersebut berupa lapisan pasir tipis yang menyelimuti tubuhnya. Jutsu ini dinamakan Suna no Yoroi. Jika suatu serangan sanggup merusak lapisan ini, lapisan ini akan retak dan membuat kulit Gaara terlihat. Kulit Gaara akan terlihat seperti keramik yang retak
Suna no Yoroi
Pasir untuk terbang
Salah satu dari kegunaan pasir yang sangat menarik adalah kemampuan digunakan sebagai kendaraan terbang. Prinsip kerjanya adalah sama seperti telekinetis. Seperti Gaara mengendalikan pasir biasa. hanya saja dalam hal ini, Gaara menaiki pasir yang dikendalikannya tersebut.
Bukan cuma Gaara yang bisa naik pasir terbang, namun orang-orang yang diizinkan Gaara naik pasir terbang juga bisa. Lee adalah orang yang berkesempatan naik pasir terbang Gaara.
Sabaku Fuuyu adalah jutsu untuk membuat pasir terbang. Gaara menggunakan ini saat menghindari tulang-tulang Kimimaro dan saat melawan Deidara
fuyuu1 fuyuu2
Sabaku Fuuyu
Pasir untuk Bunshin
Pasir adalah salah satu variasi Kage Bunshin no jutsu. Suna Bunshin sepertinya digunakan oleh shinobi dari Suna gakure. Gaara menggunakan Suna Bunshin saat menghadapi Lee dan Sasuke. Sasori juga pernah menggunakan Suna Bunshin saat menghadapi kankurou
sunabunshin1 sunabunshin2
Suna Bunshin
Pasir untuk memata-matai
DaisanDaisanBGaara pernah memperlihatkan kemampuannya membuat bola mata dari pasir yang kemudian bola mata tersebut terhubung dengan matanya sehingga apa yang dilihat bola mata tersebut dapat dilihat Gaara. Justu ini disebut Daisan no Me
Gaara pernah menggunakan Daisan no Me saat berlangsung ujian chuunin. Gaara menggunakannya untuk mencontek. Mata buatan ini biasanya digunakan Gaara saat ia berlindung dalam bola pasir.
Daisan no Me
Imitasi Suna Ninjutsu
Suna ninjutsu termasuk jutsu yang bisa diimitasi oleh Nagare. Setidaknya Sabaku Kyuu dan Sabaku Sousou. Nagare pernah menunjukkan kemampuannya melakukan Sabaku Kyuu melawan Kakashi
Douku Sabaku Kyuu
Nagare juga bisa melakukan Sabaku Sousou. Dalam melakukan jutsu ini, Nagare tidak terlihat membawa gentong pasir, namun ia mengganti pasir dengan butiran batu yang halus seperti pasir. Terlebih dulu ia menggunakan jutsu mengubah bagian tubuhnya menjadi pasir batu, lalu pasir batu tersebut dikendalikan untuk menangkap lawan
Spekulasi dan Beberapa Catatan
Ada spekulasi yang menyebutkan bahwa elemen dasar Suna adalah Doton. Walaupun belum terbukti namun kelihatannya agak mungkin karena Doton lemah terhadap Raiton. Inilah yang menyebabkan Chidori Sasuke bisa menembus Suna no Muya Gaara.
Dalam Movie diceritakan bahwa Gaara menggunakan Suna Raishin untuk menetralisir petir Ranke. Tampaknya ini agak berbeda kasusnya dengan Chidori yang juga berelemen Raiton. Chidori tampaknya tidak ternetralisir oleh pasir. Pada Chidori, petir ditangan Sasuke adalah hasil manipulasi bentuk sedangkan ini tidak ternetralisir Suna Raishin.
Daftar Suna no Jutsu
Daisan no Me : mata ketiga
Ryusa Bakuryu : Ombak Pasir
Sabaku Kyuu : Peti Mati Padang Pasir
Suna no Yoroi : Perisai Pasir
Suna Shigure : Hujan Pasir.
Sabaku Fyuu : Suspensi Padang Pasir
Sabaku Ro : Peti Mati Badai Pasir
Gokusa Maiso : Penjara Penguburan Pasir
Suna Bunshin : Penggandaan Pasir
Suna Shuriken : Shuriken Pasir
ABOUT SOBAKU NO GAARA
Ayah gaara dibunuh oleh Kimimaro, kemudian Orochimaru mengambil tubuh dan berpose seperti dirinya selama turnamen. Mereka menemukan tubuh setelah turnamen, dan mencari tahu tentang Orochimaru 's plot. Gaara memiliki dua saudara kandung yang lebih tua, saudaranya Kankuro dan adik Temari, orang yang bersama dengan dia di ujian Chunin.
Bukan rahasia bahwa Gaara memiliki saudara kandung, bagaimanapun, seseorang menyarankan agar saudara-saudaranya mungkin tidak benar-benar saudara-saudaranya sama sekali, karena tampaknya semua orang di Desa Tersembunyi di Pasir merujuk kepada satu sama lain sebagai saudara, yang jelas dapat menyebabkan beberapa kebingungan. Ada banyak bukti, bagaimanapun, yang tampaknya menunjukkan bahwa sebenarnya tiga saudara kandung. Pertama, dalam pasal 253 dan 254, Kankuro terlihat tanpa makeup dan tampaknya mirip Gaara. Selanjutnya, dalam sebuah adegan kilas balik, kita melihat foto terbakar Temari, Kankuro, Gaara, dan Kazekage. Baik Gaara dan Kankuro Gaara dikenal mirip ayahnya, Kazekage, dan Temari memiliki warna rambut yang sama Gaara dikenal sebagai ibu, yang juga terlihat di sebuah kilas balik.
Gaara adalah sekitar 12 tahun (pada awal seri), dan dia suka membunuh orang-orang yang berdiri di jalan (dalam perjalanan dari bersenang-senang - ia membenci orang dan hanya mencintai dirinya sendiri). Tetapi usaha gagal, dan kemudian ninja dikirim ... yang semuanya dibunuh oleh Gaara. Lama yang lalu, ketika ia berusia sekitar usia enam tahun, ayahnya, Kazekage, mengirim pembunuh untuk membunuh Gaara karena ia percaya Gaara menjadi terlalu berbahaya (setelah membunuh seorang pria yang melewatinya di jalan).
Yashamaru mengatakan bahwa dia adalah ibu Gaara saudara laki-laki (yang akan menjadi seorang paman untuk semua Anda lambat orang di luar sana). Dia juga mengatakan kepada kita, ketika ia sedang sekarat, bahwa ayah Gaara, yang Kazekage (pemimpin dari Desa Tersembunyi di Pasir, seperti Hokage adalah Desa Tersembunyi di Daun), memerintahkan dia untuk membunuh Gaara. Yashamaru mengakui bahwa ia bisa menolak misi tetapi memilih untuk melakukannya. Yashamaru telah "diadopsi" Gaara karena kewajibannya kepada saudara perempuannya, tapi tak pernah bisa melupakan fakta bahwa kelahiran Gaara mengakibatkan kematian adiknya.
Gaara's labu yang terbuat dari pasir dan darah korban, yang katanya memberinya kekuasaan. Dalam pertempuran, ia mengeluarkan pasir dan menggunakannya untuk membunuh musuh-musuhnya dengan menggunakan teknik yang disebut Desert Desert Coffin dan Pemakaman. The labu itu sendiri juga terbuat dari pasir, seperti baju besinya. Dia memiliki tidur mantra yang memberikan setan Shukaku kemampuan untuk mewujudkan (hanya memeriksa garis-garis gelap di sekeliling mata Gaara). Gaara tidak tidur karena jika dia tidak Shukaku akan mengambil kendali.
Garaa menjadi Kazekage kelima dari Sunagakure (desa Tersembunyi Di antara Sand) setelah dia meninggalkan Konoha, setelah ujian Chunin. Kelompok itachi membunuh Gaara dengan mengambil setan dari tubuhnya, tetapi Naruto dan Chiyo akhirnya membawa dia kembali ke kehidupan.
Gaara's Name Gaara's Name
. Kanji dalam bahasa Jepang, nama Gaara dieja The kanji di dahi Gaara, 爱 ( "ai"), berarti "Cinta", dan adalah karakter kanji yang kedua adalah namanya. . Kanji pertama dalam nama-Nya berarti "diri", dan yang ketiga berarti "pembantaian". Dengan demikian, namanya secara harfiah berarti "mencintai diri pembantaian". Selain itu, sebelum Yashamaru meninggal, ia mengatakan bahwa nama Gaara berarti "raksasa yang peduli hanya untuk dirinya sendiri". Aku akan mengatakan yang cocok naik cukup bagus.
Gaara's Siblings Gaara's Siblings
Bukti lain datang dari sebuah episode di suatu tempat di kisaran 74-79, di mana Gaara adalah memiliki sebuah momen kilas balik dan ia berbicara tentang bagaimana Yashamaru menyerangnya. Saat itulah ia tahu ia hanya mencintai dirinya sendiri. Pada titik itu dalam episode adegan adalah di mana Anda melihat seorang muda Temari, Kankuro, dan Kazekage (Saya tidak yakin apakah ada Yashamaru) semua berdiri bersama-sama, dan tampaknya seolah-olah kamera panci dan kemudian Anda melihat Gaara, sendiri. Jika mereka tidak saudara kandung maka kenapa Gaara memikirkan mereka, setelah semua mereka tidak belajar dari pasangan mereka sampai mereka adalah Genin.
Juga, dalam Naruto Shippuden episode 16, dalam cara yang penuh perhatian Kankuro menyatakan "Dia adikku". Kemudian pada epsode 17 (tepat sembilan minues dalam), Temari adalah berbicara dengan Matsuri karena dia bertanya-tanya apakah itu benar-benar baik-baik saja untuk melakukan apa-apa mengapa mereka Kazekage, Gaara, di luar sana di suatu tempat dan Temari balasan "Aku tahu itu! Gaara adalah saudaraku .
Selain itu, ini dilaporkan dalam manga Shonen Jump bahwa mereka dikenal sebagai The Sand Siblings. Dan di belakang beberapa kartu, itu menyatakan: "Semua Tiga adalah anak-anak dari Kazekage, Kepala Desa Pasir Tersembunyi. Walaupun Gaara adalah yang termuda, dialah yang memimpin kelompok, dan dengan tegas otoritas. Sepertinya Gaara merasa tidak ada kasih sayang untuk saudara-saudaranya, dan mereka sebenarnya takut padanya "
Dan akhirnya, boleh dibilang bukti yang paling kuat datang dari episode setelah Gaara menewaskan tiga orang di tahap kedua ujian Chunnin, Kankuro berkata "Baiklah, memungkinkan kepala ke menara" dan Gaara menjawab "Hanya Diam-up", dan beberapa saat kemudian mereka bertengkar dan Kankuro Gaara menyambar oleh kemeja dan berkata "Baiklah sudah cukup! Kadang-kadang Anda harus mendengarkan apa kata kakakmu!". Gaara's satunya jawaban adalah "Sayang sekali aku tidak menganggap Anda saudara kandung saya sama sekali; jika Anda menghalangiku, aku akan membunuhmu juga".
Gaara's Age Gaara's Age
Aku punya laporan bertentangan Gaara usia, beberapa mengatakan 12, sekitar 14, dan banyak berkata 13. Thankfully, however, this mystery is over, as in Episode 58 (season 3) Gaara himself makes the statement "These past six years, starting from when I was six...". Untungnya Namun, misteri ini selesai, seperti dalam Episode 58 (musim 3) Gaara sendiri membuat pernyataan "enam tahun terakhir ini, mulai dari saat aku berusia enam tahun ...". This would make him 12 years old in Season 3. Ini akan membuatnya 12 tahun di Season 3. And the Naruto Episode Guide backs this up. Dan Naruto Episode Panduan punggung hal ini.




















































0 comment:
Posting Komentar